Demo Blog

'Omah' sebagai Syarat terpenuhinya Kesejahteraan dalam Masyarakat Jawa

by Manazati on Nov.22, 2009, under , , ,


Tipologi rumah atau tempat tinggal yang sering disebut “omah”, dimaksudkan adalah tempat bernaung bagi masyarakat di pulau jawa. Kehidupan orang jawa mencakup 3 syarat sebagai ungkapan pengertian hidup yaitu:
  1. Sandang (pakaian yang wajar),
  2. Pangan ( minum dan makan ),
  3. Papan ( tempat tinggal ).
Untuk syarat yang ketiga yaitu kebutuhan akan rumah tinggal haruslah terpenuhi sebab hal tersebut sebagai syarat untuk mencapai kehidupan yang sejahtera, sebab jikalau sudah memiliki rumah tinggal sendiri maka mereka tidak akan menyewa tempat bernaung atau sering disebut “ngindhung”. Lokasi rumah misalnya dicarikan yang letaknya strategis, keadaan tanah baik dan sumber air (misal untuk sumur) cukup baik. Hal ini disebabkan orang Jawa mempunyai kepercayaan ada jenis-jenis tanah yang kurang baik. Bahan bangunan sebisa mungkin dicarikan yang berkualitas baik misal untuk kayu dipakai kayu jati. Kayu inipun dipilih yang membawa pengaruh baik bagi penghuninya, karena ada kayu yang menurut pertumbuhannya apabila dipakai sebagai bahan bangunan tidak baik atau membawa pengaruh buruk. Untuk bambu menggunakan bambu petung, wulung dan apus. Saat pengerjaan pun dicarikan hari baik berdasarkan hitungan Jawa. Termasuk juga sesaji dan upacara yang diperlukan. Apabila ada satu atau dua hal yang sebenarnya kurang baik tetapi tidak bisa dihindari (misal kondisi dan lokasi tanah) untuk menghindari hal-hal yang kurang baik orang akan membuat penolak bala terlebih dahulu.

Bentukan rumah yang sederhana adalah ungkapan kesederhanaan hidup masyarakaat jawa. Hal itu dapat terlihat dari penggambaran bentuk denah yang cukup sederhana. Biasanya bentuk denah yang diterapkan adalah berbentuk persegi yaitu bujur sangkar dan persegi panjang. Hal tersebut sesuai dengan estetika hidup orang jawa yang mempunyai ketegasan prinsip dalam menjalankan tanggung jawab terhadap hidupnya. Bentuk persegi empat ini dalam perkembangannya mengalami perubahan dengan adanya penambahan-penambahan ruang pada sisi bagian bangunannya dan tetap merupakan kesatuan bentuk dari denah persegi empat.

Rumah “panggangpe” merupakan bentuk bangunan yang paling sederhana dan bahkan merupakan bentuk bangunan dasar. Bangunan “panggangpe” ini merupakan bangunan pertama yang dipakai orang untuk berlindung dari gangguan angin, dingin, panas matahari dan hujan. Bangunan yang sederhana ini mempunyai bentuk pokok berupa tiang atau “saka” sebanyak 4 atau 6 buah. Sedang pada bagian sisi sekelilingnya diberi dinding yang hanya sekedar untuk menahan hawa lingkungan sekitar atau dapat dikatakan sebagai bentuk perlindungan yang lebih bersifat privat dari gangguan alam. Pada perkembangannya bentuk rumah “panggangpe” ini mengalami perubahan menjadi variasi bentukan yang lain, kira-kira sebanyak 6 bentukan hasil dari perkembangan bentuk yang sederhana tersebut.


Berdasarkan sejarah perkembangannya bentuk rumah tinggal orang Jawa ada empat macam yaitu panggangpe, kampung, limasan dan joglo. Nama-nama ini diambil berdasarkan bentuk atapnya. "Panggangpe" ada beberapa jenis diantaranya "panggangpe gedhang selirang", "panggangpe trajumas", dan "panggangpe barengan". Jenis "kampung" diantaranya "kampung srotong", "kampung dara gepak" dan "kampung gajah njerum". Jenis "limasan" diantaranya "limasan apitan", "limasan klabang nyander" dan "limasan pacul gowang". Jenis "joglo" diantaranya "joglo sinom", "joglo pangrawit" dan "joglo semar tinandu".

Susunan ruangan yang terdapat dalam rumah tradisional ini tergantung pada besar kecilnya rumah, fungsi ruangan dan kebutuhan keluarga. "Panggangpe" adalah bentuk rumah dengan susunan ruangan yang paling sederhana sedangkan bentuk "joglo" mempunyai susunan ruangan yang lebih banyak.


Sumber Pustaka :
“Arsitektur Tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta”, Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan RI, Jakarta, 1998

0 komentar more...

0 komentar

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Yuk, Bisnis PULSA... Daftar GRATIS disini:

Daftarkan BLOG anda disini:

Adsense Indonesia

Karna 'TAK KENAL MAKA TAK SAYANG' kiranya perlu saya mengenal anda. Silakan masukkan Email Anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Ada kesalahan di dalam gadget ini

mBah Goggle Search

Google Books